Menyalip Tanpa Isyarat Menyebabkan Pengendara Lain Tewas di RS

Menyalip Tanpa Isyarat Menyebabkan Pengendara Lain Tewas di RS

Obsesirakyat.com, Nganjuk – Seorang petani asal Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso tewas menjadi korban kecelakaan saat sedang berboncengan dengan istrinya di Jalan Umum Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso, Senin (13/07/2020 pukul 19.30 WIB.

Keheningan malam pada Senin (13/07/2020) sekitar pukul 19.30 WIB di Jl. Umum Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso menjadi berubah ketika terdapat kejadian kecelakaan lalu lintas.

“Kejadian tersebut berawal saat sepeda motor Yamaha Jupiter MX no.AG 2720 VJ yang dikendarai Nuryadi(28) asal Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso yang melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur ke barat. Hingga saat di TKP, terdapat motor tak dikenal yang membawa muatan serupa tumpukan bawang merah sehingga menghalangi pandangan,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Nganjuk Ipda Sugino saat berikan keterangan mendampingi Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara,SH.

Sugino juga menambahkan, “Lalu pada saat itu Nuryadi ingin bermaksud untuk mendahului/menyalip akan tetapi ia lupa tidak menyalakan lampu isyarat. Dan juga, posisinya terlalu ke arah kanan tanpa memperhatikan arus kendaraan lain dari arah depannya,” lanjutnya.

“Pada saat yang bersamaan dari arah depan/barat ada sepeda motor Honda Scoopy AG 2499 UH yang dikendarai oleh Suwoto(48) seorang petani warga Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso yang sedang membonceng istrinya yaitu Patmi(40) yang akan membeli makanan. Karena jarak sudah dekat dan tak bisa menghindar akhirnya bertabrakan dengan Nuryadi,” tandasnya.

“Kondisi Suwoto cukup parah dengan luka terbuka di bagian kepala dan tidak sadar saat dibawa ke RS Bhayangkara ‘Moestadjab’ yang berada di Jl. AR Saleh Kecamatan Kota Nganjuk. Istrinya Suwoto yaitu Patmi sadar dan hanya luka ringan namun Suwoto meninggal dunia dalam perawatan di IGD RS Bhayangkara Nganjuk,” imbuh Kasubbag Humas. (Gung/red2).

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply