Pencuri Motor Perangkat Desa, Seminggu Tertangkap

Pencuri Motor Perangkat Desa, Seminggu Tertangkap

Obsesirakyat.com, Nganjuk – Seorang Perangkat Desa Dusun Jati Desa Katerban Kecamatan Baron kehilangan motor Honda SupraX 125 dengan nopol AG 4947 WK yang dicuri oleh warganya sendiri, Minggu (02/08/2020).

Sungguh diluar dugaan bagi Imam Syahroni(51) seorang perangkat desa Dusun Jati RT.03/RW.08 Desa Katerban Kecamatan Baron jika yang mengambil sepeda motor Honda SupraX 125 AG 4947 WK warna hitam merah miliknya itu ternyata adalah warganya sendiri.

Kejadian ini bermula saat ia berangkat dari rumah menuju persawahan untuk mencari pakan ternak pada Minggu (02/08/2020) pukul 09.00 WIB. Sesampainya di lokasi ia langsung memarkir motornya di tepi jalan. Tanpa mencabut kunci kontak dan STNK ada di dalam jok.

Setelah itu ia langsung mencari rumput dan jerami, karena ia berpikir jika keberadaan motor miliknya kelihatan dari jauh dan sudah dikenali semua warga.

Saat usai mencari pakan dan bermaksud pulang, ia kaget karena sepeda motor miliknya yaitu Honda Supra X 125 tahun 2008 seharga Rp.6 juta itu sudah tidak ada alias hilang.
“Dicari-cari ke sekitar tidak ada, lalu ia pun pulang jalan kaki dan bertemu 2 orang warganya, Slamet(30) dan Malik(34) seorang tani yang memberitahunya jika motornya dibawa oleh tetangga mereka, Mulyono(58) seorang tani,” ungkap Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara,SH didampingi Kapolsek Baron Iptu Muslim.

“Karena ditunggu beberapa hari motor tidak juga kembali, lalu pada Jumat (07/08/2020) pukul 21.00 WIB, korban Moh. Syahroni lapor ke polsek Baron. Dan pada pukul 22.00 WIB si pencuri yaitu Mulyono ditangkap di sebuah warung kopi di Dusun Kuniran Desa Kemloko Legi Kecamatan Baron beserta sepeda motor yang dibawanya,” imbuh Roni saat berikan penjelasan pada awak media. (Gung/red2)

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply