Parade Kapal Hias Meriahkan Acara Adat Mampanretasi

Bupati Tanbu Dalam Sambutanya atas, Kapal Hias bawah

Tanah bumbu– Puluhan ribu pengunjung memadati Puncak Pesta Adat Budaya Maritim Pesta Pantai Mappanreretasi di kawasan Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (29/4).

Berbagai kegiatan budaya ditampilkan pada puncak Pesta Pantai ini. Pesta Pantai Mappanreretasi adalah ucapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya hasil laut.

Kegiatan yang dirangkai pula dengan Hari Jadi ke 15 Kabupaten Tanah Bumbu semakin meriah dengan penampilan seni budaya daerah pada Puncak Pesta Pantai kali ini, seperti tari tradisional daerah, penampilan musik tradisional, arak-arakan ribuan kembang telur, dan parade kapal hias yang mengiringi prosesi adat Mappanreretasi.

Pesta Pantai Mappanreretasi berlangsung dari tanggal 7 – 29 April 2018 di isi juga dengan berbagai kegiatan diantaranya lomba dayung perahu tradisional, lomba dayung perahu naga, pemilihan putra-putri pariwisata, festival gebyar syair maulid habsyi, fashion show kain tenun khas pagatan, tablik akbar, hiburan musik dangdut dan band nasional, Tanah Bumbu Book Fair, Festival 1000 Lampion, dan Tanah Bumbu EXPO Pembangunan 2018.

Menariknya, pada puncak Pesta Pantai Mappanreretasi kali ini, Gubernur Kalimantan Selatan dibawa menuju kelokasi acara dengan naik Becak. Kemudian disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu beserta Forkopimda Tanah Bumbu dan pimpinan SKPD Tanah Bumbu serta tamu undangan dengan diringi musik dan tarian tradisional.

Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming mengatakan Mappanreretasi artinya makan-makan di atas Laut.

“Semua turun kelaut. Baca doa selamat. Hasil laut kita makan bersama-sama diatas kapal. Kemudian ditutup dengan suara tembakan kelangit,” ujar Mardani.


Selain sebagai ajang untuk mempromosikan pariwisata, kegiatan ini sekaligus pula sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Tanah Bumbu.

“Semoga acara ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian warga Tanah Bumbu khususnya masyarakat nelayan,” ujar Bupati, seraya mengatakan setiap tahunnya kegiatan ini akan dikemas semenarik mungkin.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengatakan melihat dari antusiasme masyarakat, konsistensi dari pemerintah daerah, serta potensi ekonomi masyarakat dalam setiap kali melaksanakan Pesta Pantai, maka acara ini sangat layak masuk kedalam kalender wisata nasional.

“Tahun ini, di Kalimantan Selatan cuma satu event budaya yang masuk dalam 100 Wonderful Event Indonesia yaitu Festival Budaya Pasar Terapung,” kata Gubernur.


Menurut Gubernur, sekarang ini sektor pariwisata terus dikembangkan karena kita tidak bisa bergantung pada sektor pertambangan yang selama ini menjadi penopang perekonomian Kalimantan Selatan.

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat potensial untuk menjadi sumber pendapatan daerah, disamping sektor industri, pertanian, perkebunan, dan perikanan yang juga terus dikembangkan.

Menurutnya, kesuksesan pembangunan sektor pariwisata terletak pada kesadaran masyarakat akan potensi wisata yang ada didaerahnya. Bagaimana masyarakat tersebut dapat menjaga kebersihan lingkungan dan keindahan objek wisata serta menciptakan suasana aman dan nyaman bagi para pengunjung.


“Saat saya menuju ke acara ini, saya lihat lingkungananya bersih,” ucap Gubernur seraya meminta agar kebersihan lingkungannya tetap dijaga.

Disamping itu, Gubernur meminta pariwisata dapat dipromosi secara terus menerus dengan memanfaatkan fasilitas yang dimiliki seperti sosial media dan lainnya untuk manarik para wisatawan berkunjung.

Puncak Pesta Pantai Mappanreretasi juga dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, dan tamu undangan lainnya baik dari Instansi Pemerintah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta. (Rel/ red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top