Diduga Tak Kuat Sakit-sakitan Warga Tewas Gantung Diri

Diduga Tak Kuat Sakit-sakitan Warga Tewas Gantung Diri

Obsesirakyat.com, Nganjuk – Diduga tak kuat karena sakit-sakitan, Suhirman (89) warga Jl. Pandan, Kelurahan Ganung Kidul, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk ditemukan tewas gantung diri di belakang rumah, Rabu (22/8) sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban kali pertama ditemukan oleh Dwi Sri Rahayu (42), tetangga korban, saat akan memberikan daging qurban. Ketika itu, dia mencari korban di dalam rumah, tetapi tak ditemukan. Dwi berinisatif untuk mencari ke belakang rumah. Namun, alangkah terkejutnya saat melihat leher korban terikat tali yang diikatkan di kayu bandar kandang belakang rumah dengan kondisi lidah menjulur.
Tak pela, hal ini membuatnya menjerit hingga mengundang warga sekitar untuk datang ke rumah korban. Segera kejadian tersebut dilaporkan kepada perangkat kelurahan setempat dan diteruskan ke Polsekta Nganjuk.
Mendapat laporan, petugas Polsekta Nganjuk bersama tim identifikasi Polres Nganjuk serta tim medis datang ke lokasi kejadian. Dibantu warga, petugas menurunkan jasad korban dari tali yang menjerat lehernya. Saat kejadian, korban mengenakan baju berwarna biru dan celana pendek warna merah muda. Sedangkan tali yang digunakan untuk mengikat leher adalah tali plastik warna biru sepanjang 2 meter.
Ipda Trubus Paur Humas Polres Nganjuk menjelaskan, “Jrak tiang gantung ke tanah sekitar 250 centimeter, jarak tiang gantung sampai leher 75 centimeter dan simpul di bawah telinga kiri.” ungkapnya saat dimintai keterangan
“Tidak ditemukan tanda aniaya di tubuh korban. Hasil kesepakatan petugas dengan keluarga korban, jenazah langsung dimakamkan malam ini (Rabu malam) ,” beber Trubus. “Warga sekitar rumah korban juga tak menduga, jika tali tampar biru bekas tali ikat kambing qurban, justru dipakai gantung diri. “Apalagi di saat mayoritas umat Islam sedang merayakan peringatan Hari Raya Idhul Adha 1439 H,” imbuh AKP Joni S, Kapolsek Nganjuk Kota. (gung/red)

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply