Terobos Perlintasan Tanpa Palang Pintu, Avanza Remuk Dihantam Kereta Api

Terobos Perlintasan Tanpa Palang Pintu, Avanza Remuk Dihantam Kereta Api

Obsesirakyat.com, Nganjuk – Jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu kembali memakan korban. Kali ini terjadi pada perlintasan kereta api di Dusun Gerung, Desa Pehserut, Kecamatan Sukmoro,  Rabu (24/10) pukul 13.55 Wib.

Kejadian bermula ketika mobil Toyota Avanza B 1388 UFK yang disopiri Supardi (56), warga asal Jl. Mayjen Sutoyo X/42-A, Keluraham Jatirejo, Kecamatan Kota Nganjuk yang membawa 4 orang penumpang melaju dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Setibanya di TKP,  sopir nekat menerobos perlintasan kereta yang tidak resmi dan tanpa palang pintu yang terdapat  di antara bangunan gudang.
Tak disangka, saat mobil tepat  berada di tengah rel, mesin mobil mendadak mati. Di waktu yang bersamaan, dari arah barat melaju KA Ranggajati jurusan Cirebon-Jember yang baru berangkat setelah berhenti sejenak di stasiun KA Nganjuk. Karena jarak sudah dekat, kereta langsung menghantam Avanza tersebut hingga terseret sejauh 200 meter.

Posisi Suwito (68), penumpang Avanza yang duduk tepat di belakang sopir membuatnya tewas seketika dengan luka terbuka di kepala, perut, lengan dan kaki serta keluar darah dari kedua telinga dan hidung. Suwito yang tinggal di Lingkungan Pagaran, Kelurahan Ganungkidul, Kecamatan Kota Nganjuk ini dalam keadaan terjepit pintu kanan bagian belakang. Sementara sopir Supardi dan 3 penumpang lain hanya mengalami luka-luka.

“Masinis KA bernomor loko CC 2061324, Deki SW (31), warga Perum Daop VII Madiun sementara diamankan untuk proses lebih lanjut,” pungkas AKP Am Ridho Ariefianto, SIK., Kasat Lantas Polres Nganjuk. Sementara korban lain, Murah (55), Sainem (60), dan Yuwono, (56), yang tinggal di Jl. Lawu, Kelurahan Kramat-Nganjuk masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Nganjuk. (gung/red)

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply