Koramil 0802/06 Sukorejo Gelar Semprot Massal Bersama Petani Dan PPL

Koramil bersama PPL dan Petani atasi hama wereng

obsesirakyat.com,Ponorogo-Danramil 0802/06 Sukorejo Kapten Inf Yatimin Bersama dengan Babinsa Desa Morosari Serda Suyono Serta anggota Lainya Membantu Menyelamatkan Tanaman Padi Milik Kelompook Tani Srisedono Di Areal Persawahan Desa Morosari Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo, Selasa (25/01/17).



Guna mengantisipasi meluasnya serangan hama yang menyerang tanaman padi Koramil 0802/06 Sukorejo bersama PPL dan Dinas Pertanian Kecamatan Sukorejo menggelar penyemprotan massal.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan Bersama penyuluh pertanian dan Poktani Srisedono serta masyarakat setempat dengan Luas lahan padi yang disemprot sekitar 27 hektare dan obat tanaman dibantu oleh Dinas Pertanian Kab Ponorogo Selain itu, tujuan penyemprotan ini membasmi hama Sundep, kresek, blast dan memberikan kesuburan terhadap batang padi.

 

Penyuluh pertanian juga menjelaskan kepada petani cara melakukan penyemprotan hama. Membasmi penyakit dan obat yang digunakan untuk membasmi berbagai jenis hama yang menyerang tanaman padi.

 

Damun,SP. Kepala POPT kecamatan Sukorejo bagian Hama menyampaikan,” proses penyemprotan pengendalian hama tersebut sebagai antisipasi dan pengawasan terhadap serangan hama. Proses penyemprotan pada tanaman juga harus dilakukan terjadwal oleh petani. Dinas Pertanian menganjurkan agar penyemprotan dilakukan pada pagi hari dan sore untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkap Kepala POPT.

 

Dijelaskan,“Penyemprotan harus dilakukan padi hari, pukul 06.00–09.00 WIB sedangkan untuk sore penyemprotan dilakukan pukul 15.00–18.00 WIB. Apabila jadwal penyemprotan tidak dilakukan pada waktu ini maka penyemprotan yang dilakukan petani hanya merusak tanaman padi saja,

 

“lahan pertanian di sekitar Kecamatan Sukorejo banyak mengandung asam atau keasaman tinggi. Akibatnya tanaman padi keracunan, untuk mengatasi hal tersebut para petani diimbau memakai kapur pertanian.

 

“Kadar asam lahan pertanian sangat tinggi, akibat daun padi gosong. Jadi untuk mencegah ini patani harus menggunakan kapur pertanian di setiap lahan tanaman padi.

 

“pihak TNI dan PPL siap membantu petani dan akan turun ke lapangan jika ada keluhan-keluhan masyarakat soal pembasmian hama. “Apabila ada keluhan petani bisa juga langsung menghubungi kami dan juga badan penyuluhan kecamatan (BPK) untuk membasmi hama tanaman padi. Setiap hari kita selalu ada dan akan turun ke lapangan jika diperlukan,” terang Damun, Sp.

 

Dalam kegiatan tersebut Danramil 06/Sukorejo Kapten Inf Yatimin yang juga ikut dalam penyemprotan tanaman padi mengaku,” TNI siap membantu petani dalam mengatasi dan membasmi serangan hama. 

“Untuk mewujudkan program peningkatan produksi pangan di Kabupaten Ponorogo, TNI siap mendampingi petani. Seperti mengatasi serangan hama Sundep, Babinsa cepat lapor dan melakukan koordinasi dengan UPT dan juga penyuluh pertanian. 

“Harapan kami dengan saling kerja sama yang baik semua dapat tercapai sesuai dengan rencana,” tegas Kapten Inf Yatimin. (mo/ red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top