Diduga Perselisihan Rumah Tangga, Suami di Desa Sejahtera Nekat Gantung Diri

Diduga Perselisihan Rumah Tangga, Suami di Desa Sejahtera Nekat Gantung Diri

Obsesirakyat.com, Tanah Bumbu – Masyarakat Tanah Bumbu digegerkan akibat penemuan seorang pria yang tewas gantung diri di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (24/11/2022) siang.

Korban mengakhiri hidup menggantungkan diri di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Gang An-Nur RT.09 Desa Sejahtera, Kec. Simpang Empat, Kab. Tanah Bumbu.

Terkait adanya penemuan mayat gantung diri itu, petugas Polres Tanah Bumbu terjun langsung ke lokasi guna mengevakuasi mayat korban serta menyelidiki terkait kejadian tersebut.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo melalui Kasi Humas AKP Made Rasa, saat dikonfirmasi menyampaikan terkait dengan hasil temuan yang diperoleh oleh pihak kepolisian.

“Dari hasil Olah TKP oleh Inafis Satreskrim Polres Tanah Bumbu yang dibantu oleh Personel Polres Tanah Bumbu serta Personel Polsek Simpang Empat, sementara dapat disimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat gantung diri, karena tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kasi Humas.

Sementara berdasarkan dari keterangan dari saksi yakni istri korban, bahwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia, korban dan istri sempat terjadi percekcokan antara kedua belah pihak yang membuat istri meminta untuk bercerai dengan korban.

Hal ini juga diperkuat dengan keterangan tetangga korban, yang menyebut bahwa dirinya sering mendengar adanya percekcokan antara suami-istri yang baru mengontrak 1 bulan di lokasi tersebut (TKP).

Oleh sebab itu berdasarkan keterangan saksi juga keterangan medis diperoleh di TKP, polisi telah berkoordinasi dengan keluarga korban dengan hasil keluarga korban sudah menerima keadaan korban.

Keluarga korban menyatakan tidak akan melakukan penuntutan secara hukum atas kejadian tersebut serta bersedia membuat Surat Keterangan tidak dilakukan Autopsi.

Selanjutnya korban dibawa menggunakan Ambulance milik Desa Sejahtera ke RSUD Dr. H. Abdurrahman Noor guna dilakukan Visum oleh Dokter.

“Kemudian untuk saat ini proses pemulasaraan jenazah masih menunggu keputusan dari pihak keluarga korban,” tutup AKP Made. (Fer/red)

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply