Disbudporpar Pastikan Kesiapan PORPROV 2025, DPRD Harap Tanbu Raih Banyak Medali

Obsesirakyat.com, Tanah Bumbu – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Kerja bersama Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporpar) terkait persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) XII Tahun 2025 di Kabupaten Tanah Laut.
Rapat yang digelar Senin (13/10/2025) siang tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Andi Asdar bersama sejumlah anggota lainnya.
Dalam kesempatan itu, pihak Disbudporpar menyampaikan bahwa anggaran untuk pelaksanaan Porprov telah dialokasikan sejak awal Agustus, usai terbentuknya kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang baru. Di tahun sebelumnya, anggaran kegiatan Porprov dikelola oleh KONI, namun tahun ini dialihkan ke Disbudporpar.
“Sejak Juli, Agustus, dan September kami sudah melaksanakan pelatihan tingkat kabupaten. Tiga bulan itu kita biayai penuh untuk persiapan atlet,” ujar perwakilan Disbudporpar.
Terkait akomodasi, Disbudporpar mengakui bahwa proses pencarian rumah sewa untuk kontingen Tanah Bumbu menjadi tantangan tersendiri. “Kondisi di lapangan cukup kompleks, mengingat lokasi setiap venue berjauh-jauhan setiap cabor, terlebih saat ini terjadi kenaikan harga yang cukup tinggi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dari total cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti, sebanyak 31 cabor memilih tempat menginap secara mandiri, sementara sisanya dicarikan oleh dinas.
Dalam proses tersebut, Disbudporpar memastikan faktor keamanan, kenyamanan, ketersediaan air, serta listrik menjadi perhatian utama.
“Sebanyak 56 cabang olahraga akan digelar di Porprov tahun ini. Kami optimis hampir semua cabor dapat menyumbang medali emas, karena selama tiga bulan terakhir pelatihan atlet dilakukan secara intensif dan terarah,” ujarnya.
Sementara itu, DPRD Tanah Bumbu melalui Komisi III berharap dana yang telah digelontorkan pemerintah daerah dapat berbuah hasil maksimal. “Kami ingin Tanah Bumbu menjadi yang terbaik di ajang Porprov ini. Dari sekitar 50 cabor yang diikuti, kami ingin tahu potensi medali yang realistis,” ucap salah seorang anggota DPRD.
Selain itu, Disbudporpar juga menyinggung soal rencana pemberian bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi. ” Rencana sementara ini, untuk perolehan medali emas diberikan Rp30 juta, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp10 juta, ini masih bisa berubah jika ada arahan dari pimpinan ” terangnya.
Ke depan pihaknya juga tengah mempertimbangkan adanya program lanjutan berupa jaminan hidup bagi atlet berprestasi berupa penetapan menjadi karyawan perusahaan. Hal ini berkaca di beberapa daerah di Jawa, yang tidak hanya memberikan bonus uang kepada atlitnya yang berprestasi, tetapi juga perumahan hingga peluang menjadi karyawan di perusahaan mitra daerah.
Anggota DPRD menyambut baik gagasan tersebut dan berharap rencana itu dapat terealisasi di Tanah Bumbu. DPRD sangat mendukung ide ini, karena bukan hanya prestasi yang dihargai, tapi juga masa depan atlet yang dijamin. (Fer/red).