Lansia Pengayuh Becak MD Tertabrak KA ‘BIMA’ di KM 126+9

Lansia Pengayuh Becak MD Tertabrak KA ‘BIMA’ di KM 126+9

Obsesirakyat.com, Nganjuk – Suasana temaram menjadi ramai karena adanya kecelakaan di jalur kereta api cepat Bima jurusan Surabaya – Jakarta, Senin (7/2/2022) sekitar pukul 18.58 WIB menjelang Magrib.

Pada saat itu di jalur KA cepat “Bima” jurusan Surabaya – Jakarta, di KM 126+9, mendadak ramai karena Masinis KA No.Loko CC 2061319 yang bernama Umar menyampaikan info jika sewaktu menjalankan KA Bima tepatnya di belakang bangunan bekas RM ‘Fambayung’ masuk Desa Ngudikan Kecamatan Wilangan ada orang tak dikenal yang berjalan-jalan di atas rel jalur yang dilitasi KA dengan kecepatan penuh dari timur ke barat.

Karena tidak mengindahkan suara klakson peringatan KA yang demikian kerasnya, orang itu seketika tertabrak dan tubuhnya terpental ke sisi utara rel sejauh +/- 10 meter dalam kondisi beberapa bagian tubuhnya hancur.

“Kondisi korban, kepala hancur, luka robek lengan kanan dan kedua kaki, posisi tengkurap membujur mengarah ke selatan,”ungkap Kapolsek Wilangan Ipda Muslim mendampingi Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Supriyanto saat memberi keterangan.

Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP Tim SPKT bersama Tim Inafis Polres Nganjuk, korban diketahui bernama Dakelan(74) tinggal di Jl.Bengawan Solo No.47 Kelurahan Ringinanom Kecamatan Kota Nganjuk.

Dengan ciri-ciri korban yaitu : tinggi 155 cm, kulit sawo matang, rambut beruban, kenakan kaos biru dongker dan celana kolor pendek abu-abu.

Lansia tukang becak kayuh yang juga biasa cari pakan ternak itu diduga kurang perhatikan situasi jalur KA yang dilewati saat cari pakan ternak.

Karena kondisi korban sudah meninggal dunia dan hancur, lalu dibawa ke RS Bhayangkara “Moestadjab” Nganjuk guna divisum. (Gung/red2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top