Komisi III DPRD Tanbu Fokuskan Mitigasi Bencana Lewat Sinergi dengan BPBD Kalsel

Komisi III DPRD Tanbu Fokuskan Mitigasi Bencana Lewat Sinergi dengan BPBD Kalsel

Obsesirakyat.com, Tanah Bumbu – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat peran pengawasan dan kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana alam. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (23/1/2026).

Kunjungan kerja ini dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma, dan diterima langsung oleh jajaran pejabat BPBD Provinsi Kalimantan Selatan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan fokus pada peningkatan koordinasi penanganan bencana antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi III DPRD
Tanah Bumbu menekankan pentingnya sinkronisasi data kebencanaan, khususnya dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang kerap berdampak pada wilayah pesisir. Kondisi geografis Tanah Bumbu yang berbatasan langsung dengan laut dinilai memiliki kerentanan tinggi terhadap banjir rob, pasang surut air laut, serta angin kencang.

Selain itu, potensi tanah longsor di kawasan perbukitan dan jalur transportasi strategis juga menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, pemetaan risiko bencana secara terpadu dianggap sebagai langkah awal yang krusial dalam meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat.

Komisi III DPRD Tanah Bumbu juga menyoroti kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Pembahasan meliputi optimalisasi fungsi Early Warning System (EWS), kesiapan logistik di gudang daerah, serta dukungan peralatan yang dapat dimobilisasi secara cepat saat kondisi darurat.

Dalam hal ini, dukungan anggaran dari pemerintah provinsi melalui skema bantuan keuangan dan hibah turut dibahas sebagai bagian dari penguatan kapasitas daerah.

Di sisi lain, pengembangan Program Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi fokus jangka panjang yang dinilai strategis. Melalui pendampingan berkelanjutan dari BPBD Provinsi, masyarakat desa diharapkan mampu memahami risiko bencana di wilayahnya, mengenali tanda-tanda alam, serta melakukan evakuasi mandiri dengan tepat dan aman.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma, menegaskan bahwa sinergi antarpemerintah menjadi kunci utama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif.

“Kesiapsiagaan tidak bisa berjalan sendiri. Koordinasi lintas pemerintah sangat penting agar upaya mitigasi dan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan terukur,” ujarnya.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarlembaga sehingga sistem penanggulangan bencana di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu, semakin tangguh dan responsif. Kegiatan ditutup dengan penyerahan dokumen secara simbolis dan foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam melindungi keselamatan masyarakat. (Fer/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *