Seminggu, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Jadi 32 orang

Seminggu, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Jadi 32 orang

Obsesirakyat.com, Nganjuk – Meskipun sudah ada beberapa orang yang dinyatakan sembuh dan boleh pulang ke rumah, namun pasien yang terkonfirmasi positif terkena virus Covid-19 di Kabupaten Nganjuk masih cukup mengkhawatirkan karena mengalami kenaikan yang cukup banyak.

Dari data yang didapat dalam waktu 7 hari terakhir (29 Mei – 5 Juni 2020) jumlahnya mengalami kenaikan. Jika pada tanggal 29 Mei 2020 masih tercatat 28 orang, hingga 5 Juni 2020 sudah meningkat menjadi 32 orang. Tersebar di 11 Kecamatan di Kabupaten Nganjuk yang berarti lebih dari 50 % wilayah Nganjuk (ada 20 kecamatan se-Kabupaten Nganjuk).

“Belum ada penambahan pasien yang terkonfirmasi positif, hingga hari Jum’at (05/06/2020) tetap 32 orang. Terdiri dari 18 orang yang dinyatakan sembuh, 13 orang masih jalani perawatan (PDP) Pasien Dalam Pemantauan dan 1 meninggal dunia,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Kabupaten Nganjuk dr. Hendriyanto.

Namun, potensi adanya penambahan kasus masih bisa terjadi. Hal itu diakui Hendri, “Karena adanya penambahan jumlah OTG (Orang Tanpa Gejala) sebanyak 37 kasus baru. Sehingga total jumlah OTG hingga 5 Juni ini sebanyak 979 kasus. Penambahan 37 kasus OTG baru yang tersebar di 9 Kecamatan itu dan yang 15 kasus ada di Kecamatan Pace”, imbuh Hendri.

Sedangkan adanya seorang lansia yang berusia 75 tahun asal Kecamatan Pace yang masih dirawat di dalam ruang isolasi, Hendri menjelaskan jika orang itu ada kontak erat dengan pasien positif Covid-19 sehingga ikut terpapar dan masuk dalam perawatan sebagai PDP

Puluhan OTG baru itu terutama dari hasil pelacakan orang yang telah melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19. Selebihnya, orang yang baru pulang dari bepergian dari daerah ‘zona merah’ terutama Surabaya. Sebagaimana OTG di tempat lain, Hendri meminta agar mereka menerapkan protokol kesehatan.

“Selain melakukan isolasi mandiri, sering cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer dan tidak keluar rumah selama minimal 14 hari,” pungkas Ketua Tim Penanggulangan Virus Corona RSUD Nganjuk dr. Mei Budi Prasetyo,Sp.PD saat dikonfirmasi awak media. (Gung/red2)

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply