OTT Bupati Nganjuk Wujud Sinergi KPK & Polri Pertama Kali

OTT Bupati Nganjuk Wujud Sinergi KPK & Polri Pertama Kali

Obsesirakyat.com, Nganjuk – Masyarakat Nganjuk dikejutkan adanya kedatangan tamu Agung yaitu Tim Penyidik Bareskrim Mabes Polri dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dari Jakarta di Pendopo Kabupaten Nganjuk, Minggu (9/5/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

Tujuan dari kedatangan Tim Penyidik Bareskrim Mabes Polri dan KPK yang mendadak yaitu untuk melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) terhadap Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidayat (NRH) .

Bupati Nganjuk kepergok saat sedang menerima sejumlah uang senilai ratusan juta rupiah dari beberapa oknum Camat yang diduga sebagai imbalan atau setoran dalam jual beli jabatan terhadap perangkat desa di 116 desa yang telah dilakukan ujian tulis beberapa waktu lalu dan lulus dengan nilai sempurna.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono dalam Keterangan Persnya pada hari Selasa (11/5/2021) mengatakan bahwa, “Bareskrim Mabes Polri dan KPK telah melakukan sinergi berupa kerjasama dalam penanganan kasus suap jual-beli jabatan yang melibatkan kepala daerah,” ungkapnya.

“Ini yang pertama kali dalam sejarah korps Antirasuah (KPK) dan korps Bhayangkara (Bareskrim Polri) bersinergi dalam mengungkap kasus suap jual beli jabatan yang melibatkan Bupati Nganjuk NRH beserta beberapa Camat antara lain : Camat Pace Dupriono (DR), Camat Loceret Bambang Subagio (BS), Plt Camat Tanjunganom Edi Srijanto (ES), Camat Berbek Harianto(HAR), mantan Camat Sukomoro Tri Basuki (TB) dan Ajudan Bupati M.Izza Muhtadin,” terangnya.

“Sinergitas antar lembaga penegak hukum ini akan terus dilakukan dan dipertahankan agar jauh lebih baik lagi,” ungkap jendral bintang dua itu.

“Sinergitas itu mulai dari pelaporan, penyelidikan, pengumpulan data (pulbaket), hingga OTT bersama-sama. Turut disita uang sejumlah Rp.647.900.000,- buku tabungan Bank Jatim, 8 HP juga ikut diamankan petugas dan usai diperiksa, semua TSK dibawa ke Markas KPK di Jakarta,” pungkasnya. (Gung/red2).

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply